Usaha Persewaan Skuter Listrik, Untung Atau Buntung???

MODAL AWAL

Apa saja yang menjadi modal awal dalam membuka usaha persewaan skuter listrik atau otoped listrik di Indonesia

Skuter Listrik/Elektris : Skuter Listrik yang diproduksi dan diperjualbelikan di Indonesia cukup bervariasi. Namun ada beberapa merk skuter listrik yang cukup populer untuk direntalkan antara lain : Ninebot Max ex-Grab, Ninebot Max g30, Xiaomi Mijia M365, Mijia Clone/OEM/Dumi, dan sebagainya

Helm Skuter Listrik. Helm Skuter listrik sebenarnya tidak atau belum memiliki standar model dan keamanan seperti halnya pada helm kendaraan bermotor di Indonesia dimana harus memiliki standar SNI. Helm skuter listrik yang digunakan bisa menggunakan helm sepeda, helm sepatu roda, helm skateboard, dan sebagainya. Untuk persewaan skuter listrik sendiri biasanya menggunakan helm sepatu roda yang dijual tanpa merk dengan harga kisaran Rp 50.000,-/helm dengan variasi warna yang cukup menarik,

Spanduk/Banner Tegak. Spanduk atau banner tegak wajib dibuat untuk menginformasikan dan mempromosikan persewaan skuter listrik Anda.

Perizinan Lokasi. Perizinan lokasi diperlukan agar tidak mengganggu usaha lain yang ada di sekitarnya

PERHITUNGAN OMSET KOTOR

Anggaplah perhitungan omset harian diambil rata-rata (tidak ada omset saat ramai dan saat sepi)

Total Unit : 5 Unit

Sewa Skuter Listrik Per Jam : Rp 25.000,-/unit

Pemakaian sehari rata-rata : 4 Jam/ Unit

Omset Kotor Harian : Rp 25.000,- x 4 jam x 5 Unit = Rp 500.000,-

Omset Kotor Bulanan : Rp 500.000,- x 30 hari = Rp 15.000.000,-

PERHITUNGAN PENGELUARAN RUTIN BULANAN

Biaya Sewa lapak. Biaya sewa lapak untuk usaha persewaan skuter listrik tergantung lokasi tempat Anda menyewakan skuter listrik. Kadang ada yang tidak meminta uang sewa lapak, kadang ada yang meminta besaran sewa lapak mulai dari Rp 200.000,- hingga Rp 1.000.000,- per bulan.

Biaya Tagihan Listrik Untuk Charging Skuter Listrik sekitar Rp 225.000,- dengan rincian perhitungan

  • Biaya pengisian daya listrik per unit: Rp 1.500,- (pembulatan ke atas)
  • Biaya pengisian daya Listrik 5 unit per hari: Rp 1.500,- x 5 unit = Rp 7.500,-
  • Biaya pengisian daya listrik selama sebulan: Rp 7.500,- x 30 hari = Rp 225.000,-

Biaya Perawatan Skuter Listrik bervariasi tergantung cara perawatan dan kerusakan yang ditimbulkan saat disewakan. Biasanya sparepart yang sering dibutuhkan saat perawatan antara lain

  • Ban Luar
  • Ban Dalam
  • Spakbor/Slebor

Gaji Pegawai. Bila tidak ingin menjaga persewaan sendiri bisa mencari pegawai yang dipercaya untuk berjaga melayani customer yang menyewa skuter listrik. Besaran gaji tergantung kesepakatan antara penjaga persewaan atau karyawan dengan pemilik persewaan skuter listrik.

PERHITUNGAN KEUNTUNGAN

Perhitungan keuntungan usaha persewaan skuter listrik secara kasar sudah terlihat. Perkiraan keuntungan bersih yang didapat pemilik persewaan skuter listrik lebih dari Rp 5.000.000,- per bulan bila usaha lancar.

PERKIRAAN BALIK MODAL

Persewaan skuter listrik ini akan cepat balik modal sekitar 6 bulan atau setengah tahun apabila usaha lancar. Namun bila manajemen usaha bermasalah justru mengarah kebangkrutan sehingga pemilik usaha persewaan skuter harus serius dalam menjalani usaha ini. Pemantauan dan kontrol terhadap omset harian harus selalu diperhatikan agar bisa menutup rata-rata omset harian dalam sebulan.

KESIMPULAN

MODAL AWAL Apa saja yang menjadi modal awal dalam membuka usaha persewaan skuter listrik atau otoped listrik di Indonesia Skuter Listrik/Elektris : Skuter Listrik yang diproduksi dan diperjualbelikan di Indonesia cukup bervariasi. Namun ada beberapa merk skuter listrik yang cukup populer untuk direntalkan antara lain : Ninebot Max ex-Grab, Ninebot Max g30, Xiaomi Mijia M365,…

Leave a Reply

Your email address will not be published.