Antara Aku dan Pulau Bali

Kenangan berwisata di Pulau Bali beberapa hari yang lalu memang tidak terlupakan. Terlepas dari keikutsertaan dalam acara ASEAN Blogger Conference di Nusa Dua Bali, saya sudah lebih dulu berada di Bali selama seminggu. Banyak kisah dan pengalaman yang saya tangkap selama saya tinggal di pulau Bali. Sebuah pulau yang eksotis yang membuat orang ingin kembali berkunjung kesana.

Berbicara masalah wisata di Bali, saya mendapat sebuah lembaran informasi mengenai pesona wisata di Bali dari beberapa brosur yang saya temui di hotel tempat kami menginap di Bali ketika mengikuti acara ASEAN Blogger Conference. Salah satu brosur yang menurut saya menarik adalah brosur yang mengulas wisata budaya dan alam yang terdapat di pulau Bali. Kebetulan di brosur tersebut terdapat logo salah satu maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.

Berwisata di Pulau Bali memang tiada habisnya, walaupun saya berada di Pulau Bali selama satu minggu rasanya masih terasa kurang untuk menjelajah wisata dan memahami budaya yang ada. Pesona wisata alam yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan misalnya, Pantai Sanur, Pantai Kuta, Pantai Ulu Watu, Pantai Jimbaran, dan Pantai Tanah Lot memang memiliki cirikhas masing-masing yang berbeda dan unik. Selain itu wisata alam pegunungan seperti Gunung Agung dan Gunung Batur menjadi objek pemandangan alam yang menarik dimana disediakan lokasi untuk melihat panorama alamnya. Saya sempat mengunjungi Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Tanah Lot, Panelokan Kintamani, Danau Bedugul, dan masih banyak lagi wisata di Bali sebelum mengikuti acara ASEAN Blogger Conference.

Terlepas dari pesona alam Pulau Bali, budaya dan adat di Bali juga memberikan daya tarik bagi para wisatawan. Semua warga di Bali masih memelihara budaya dan kearifan lokal sehingga budaya yang ada tidak luntur atau hilang ditelan oleh perkembangan zaman. Bila kita mengelilingi jalanan salah satu kota di Pulau Bali, contohnya Denpasar, kadang kita melihat pura tempat ibadah yang terletak di tepi jalan sedang ramai digunakan untuk upacara adat. Hal ini bagi saya jarang ditemukan di kota-kota lain khususnya di pulau Jawa dimana budaya lokal sudah sangat langka dilakukan dan sudah berganti menjadi budaya modern.

Wajar bila Wisata di Bali menjadi salah satu aset Bangsa Indonesia yang sangat potensial menjadi salah satu pusat kebudayaan dan daerah utama tujuan wisata di Indonesia.  Maka dari itu saya akan sedikit menjelaskan beberapa objek wisata yang saya kunjungi ketika berkunjung ke Pulau Bali

Pura Tanah Lot

Obyek wisata Tanah Lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari Pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Beruntung ketika kemari, saya mendapati cuaca yang cukup bagus. Cerah dan agak sedikit berawan di ketika senja namun saya dapat menikmati sunset di Pantai Tanah Lot ini.

Pura Ulun Danu Bratan (Bedugul)

QPura Ulun Danu ini terletak disebelah barat tepi Danau Bratan. Menurut informasi, Danau Bratan juga disebut Danau Gunung Suci. Lokasinya berada pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Pura Ulun Danu merupakan pura air, dibangun untuk upacara persembahan bagi Dewi Danu, Dewi Danu adalah Dewi Danau, Dewi Sungai, atau Dewi air, dalam pandang orang Bali. Saya singgah ke pura ini ketika perjalanan pulang dari desa Munduk yang lokasinya dekat dengan Danau Tamblingan. Walaupun Pura Ulun Danu terlihat sederhana namun pura ini terkesan unik karena terletak menjorok ke arah danau.

Pantai Kuta

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Saya menyempatkan berkunjung ke kawasan ini sebelum mengikuti acara ASEAN Blogger Conference. Pesona Pantai Kuta tetap menarik meskipun banyak masalah yang timbul di kawasan ini khususnya masalah sampah.

Sebetulnya masih banyak objek wisata menarik yang ingin saya ceritakan di blog ini. Namun hanya tiga tempat yang paling utama yang saya ingin ceritakan mengingat ketiga objek wisata tersebut sudah terkenal sejak puluhan tahun yang lalu meskipun masih banyak objek wisata lainnya. Karena alasan itulah, dalam brosur wisata yang saya temui ketika menaiki pesawat Garuda Indonesia ketika pulang dari Bali, saya menemui informasi mengenai ketiga informasi diatas.

Jadi kangen kembali berwisata ke Bali. Mungkin lain waktu kalau ada kesempatan dan dana mengingat berwisata kesana membutuhkan dana yang lebih untuk menikmati semua pesona wisata yang ada.

Comments
  1. Nike
    • annosmile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *