Mengabadikan Keindahan Candi Plaosan Klaten

Kompleks Candi Plaosan Klaten

Candi Plaosan merupakan kompleks situs candi terluas dan terbesar yag berada di wilayah kabupaten Klaten. Secara administratif candi ini terletak di dusun Plaosan, desa Bugisan, kecamatan Prambanan, kabupaten Klaten, provinsi Jawa Tengah. Candi ini terdiri dari dua kawasan yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul dimana keduanya hanya berjarak sekitar 50 meter saja. Hanya saja wisatawan lebih memilih Candi Plaosan Lor karena kompleksnya lebih luas dan terdapat dua candi induk berukuran besar yang tidak dimiliki oleh Candi Plaosan Kidul. Menurut informasi yang ada Candi Plaosan dibangun pada zaman kerajaan Mataram Hindu ketika dipimpin oleh Rakai Pikatan.

Kami bertiga yaitu saya, Hendra Gunawan, dan Pak Yoyok awalnya berencana berburu foto candi yang cukup terkenal di Yogyakarta yaitu Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko. Namun mengingat keramaian lokasi wisata tersebut oleh wisatawan yang sedang berlibur akhirnya kami memilih Candi Plaosan. Kondisi Candi Plaosan cukup sepi dan cukup nyaman digunakan untuk berburu foto. Perjalanan dari kota Yogyakarta menuju ke Candi Plaosan cukup lancar meskipun sempat terjebak macet di lalulintas kota yang padat.

Bangunan Induk Candi Plaosan Klaten

Keindahan Candi Plaosan memang tidak diragukan lagi, mereka berdua yang sebelumnya belum pernah datang ke kompleks candi tersebut cukup mengagumi situs candi tersebut. Saya yang telah berulang kali datang ke candi tersebut untuk berburu foto matahari terbenam atau sunset belum merasa bosan dan ingin kembali mendokumentasikan keindahannya. Setelah memarkir kendaraan di area parkir di selatan Candi Plaosan Lor, kami berjalan menuju ke pintu masuk candi. Beruntung, saya bertemu dengan teman saya yang bernama mbak Wiwid. Beliau adalah pegawai dinas purbakala yang bertugas dan berkantor di Kompleks Candi Plaosan. Kami pun diajak berkeliling sambil ditunjukkan spot foto yang biasa dipergunakan para fotografer untuk mengambil gambar.

Kami berpisah untuk berkeliling kawasan candi untuk mencari sudut pengambil foto yang diingin diabadikan. Tidak terasa satu jam telah terlewatkan dan kami terus mencari sudut lain yang menarik untuk diabadikan. Di sela-sela berburu foto, kami menyempatkan diri berfoto bersama karena bila ditunda-tunda akan lupa dan berujung tidak jadi berfoto bersama. Ada hal yang menarik saat itu dimana ada sesi pemotretan model konsep dengan objek anak kecil menggunakan sepeda onthel dan objek wanita bule dengan pakaian bridal. Sesi pemotretan tersebut diselenggarakan oleh agensi foto trip yang sedang menyelenggarakan photo tour di sekitar Yogyakarta. Kami pun mendapatkan objek foto gratis dengan memotret dari jarak jauh tanpa mengganggu aktivitas mereka.

Foto Bersama Candi Plaosan 2016

Kurang Beruntung

Cuaca cerah pada siang hari di sekitar Candi Plaosan tidak berlanjut hingga sore hari. Sekitar pukul 16.30 atau setengah lima sore, perlahan-lahan awan tebal mulai menutupi langit yang sebelumnya tampak biru dengan sedikit awan. Kami berharap cuaca tetap baik hingga pergantian malam tiba. Namun sepertinya alam berkata lain, langit terlihat mendung menjelang matahari dan sinar matahari tidak dapat menembus awan yang tebal. Harapan kami semakin menipis ketika langit perlahan-lahan mulai gelap dan tidak sedetikpun muncul semburat langit senja yang memerah sebagai tanda pergantian malam. Akhirnya berakhir sudah hunting foto di Kompleks Candi Plaosan hari ini. Sepertinya kami harus mengulang berburu senja di candi ini dilain waktu. (text/foto: annosmile)

Incoming search terms:

    candi plaosan
Comments
  1. Sardijanto Djoemairi
  2. Iqbal Kautsar
    • annosmile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *