Candi Pringapus Temanggung Dan Reruntuhan Candi Perot

Candi Pringapus merupakan salah satu situs candi yang saya jelajahi bersama mas Wijna, pemilik blog wijna.web.id yang sekarang telah berganti domain menjadi mblusuk.com. Candi ini berlatar belakang agama Hindu dan mungkin dibangun pada zaman Mataram Hindu. Situs candi ini berada di kaki Gunung Sindoro yang berdekatan dengan mata air Jumprit. Menurut informasi, Candi Pringapus pertama kali dikenal oleh peneliti asing yang bernama Junghuhn pada tahun 1844.

Papan Nama Dan Candi Pringapus

Perjalanan menuju Candi Pringapus dari kota Yogyakarta dimulai menjelang siang hari. Rombongan kami terdiri saya (annosmile), wijna, rhozi, ipuk, agatha, dan krista dan berangkat menggunakan kendaraan sepeda motor. Waktu tempuh perjalanan sekitar 3 (tiga) jam dengan kondisi jalan yang dapat dikatakan lumayan. Gerimis sempat menyapa dalam perjalanan kami namun tidak menghentikan kendaraan untuk memakai jas hujan, Lokasi yang dituju memang belum pernah kami kunjungi namun insting para penjelajah candi cukup kuat dan tidak tersesat hingga tiba di lokasi candi.

Hiasan Kala Candi Pringapus Temanggung

Sesampai di Candi Pringapus, kami langsung memarkir kendaraan dan memasuki pintu masuk candi yang berada disamping area parkir. Bangunan Candi Pringapus terlihat utuh walaupun sudah tidak sempurna lagi. Candi ini menghadap ke arah timur dan hanya berupa satu bangunan saja. Pada bagian dalam candi terdapat arca nandhi. Baru pada tahun 1930, dinas purbakala melakukan pemugaran di candi ini. Menurut informasi yang ada di sekitar candi ini juga pernah ditemukan prasasti Tulang Air yang berisikan daftar nama pejabat di kerajaan Mataram Kuno.

Reruntuhan Candi Perot disusun secara rapi dan di samping bangunan Candi Pringapus. Sejarah Candi Perot ditemukan dalam kondisi berantakan kemudian dipindah dari lokasi asli menuju lokasi baru yaitu samping Candi Pringapus. Tujuan pemindahan Candi Perot adalah untuk mengamankan bagian-bagian candi yang berserakan karena tidak ada penjagaan dan rawan terjadi pencurian.

Reruntuhan Candi Perot TemanggungFoto Bersama Di Depan Candi Pringapus Temanggung Bersama Wijna Dkk

Kami berfoto bersama di depan Candi Pringapus sebelum meninggalkan situs candi ini. Saat perjalanan pulang menuju Yogyakarta, kami makan siang bersama terlebih dahulu di daerah pasar Parakan pada sebuah warung makan ayam bakar. Setelah itu kami terpisah sendiri-sendiri karena kondisi cuaca yang tiba-tiba hujan dan masing-masing memacu kendaraan dengan kecepatan yang lumayan cepat. Semoga dilain kesempatan bisa jalan-jalan dan blusukan bersama-sama lagi. (text/foto: annosmile)

Incoming search terms:

    gunung wangi bangkel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *