Jogja Heritage: Menapaki Situs Warisan Budaya Di Jogja

Siapakah yang tidak mengenal kota Jogja? Kota ini terkenal memiliki berbagai macam sebutan mulai dari kota gudeg, kota pendidikan, dan kota budaya.

Khususnya point terakhir yang disebutkan, kota Jogja atau Yogyakarta cukup terkenal sebagai kota budaya karena menjadi ibukota Kraton Yogyakarta. Keberadaan Kraton Yogyakarta memiliki tradisi turun temurun yang cukup kental dan masih dilestarikan oleh rakyat atau masyarakat hingga saat ini. Saya akan bercerita sedikit mengenai situs sejarah dan warisan budaya di Yogyakarta atau saat ini cukup ngetren disebut sebagai Jogja Heritage. Silakan disimak ulasan dibawah ini.

1. Tugu Jogja

tugu-jogja

Tugu Jogja merupakan satu dari sekian banyak simbol yang berada di kota Jogja yang menjadi magnet utama wisatawan untuk datang ke kota ini. Bagi sebagian orang yang berkunjung dan berwisata ke Jogja, belum lengkap rasanya atau belum dianggap datang ke Jogja kalau belum berfoto dengan layar Tugu Jogja ini. Bangunan setinggi kurang lebih 15 meter ini dibangun saat Kraton Yogyakarta berdiri. Sejarah mencatat bahwa Tugu Jogja sempat mengalami kerusakan parah pada tahun 1889 kemudian direnovasi hingga bentuknya terlihat seperti sekarang ini.

2. Kraton Yogyakarta

kraton-yogyakarta

Kota Jogja keberadaannya tidak terpisahkan dengan adanya Kraton Yogyakarta karena sebelum kraton ini berdiri dulunya hanya merupakan hutan belantara. Kraton Yogyakarta atau mendapat sebutan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar sebagai Sri Sultan Hamengku Buwono I (HB I). Beliau membangun Kraton Yogyakarta setelah menandatangani Perjanjian Giyanti. Isi perjanjian tersebut dimana berisi pembagian kekuasaan wilayah Kraton Mataram Islam menjadi dua wilayah dimana wilayah Solo untuk Sunan Paku Buwono dan wilayah Yogyakarta untuk Pangeran Mangkubumi atau HB I. Wisatawan dapat mengunjung istana Kraton Yogyakarta karena sebagian bangunannya dibuka untuk wisata.

3. Istana Air Taman Sari

istana-taman-sari-yogyakarta

Istana Air Taman Sari merupakan situs peninggalan sejarah dimana pada zaman dahulu berfungsi sebagai pesanggrahan raja Kraton Yogyakarta. Pesanggrahan ini dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I (Pangeran Mangkubumi) dan selesai pada masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono II (HB II). Lokasi pesanggrahan ini berada di dalam benteng Kraton Yogyakarta tepatnya disebelah barat bangunan Kraton Yogyakarta. Beberapa sisa peninggalan Istana Air Taman Sari yang masih dapat dinikmati diantaranya kolam pemandian putri raja dan sumur gumuling. Sumur Gumuling sendiri merupakan masjid bawah tanah yang dibuat melingkar dimana pada bagian bawah ada kolam kecil sebagai tempat berwudlu. Bagi wisatawan yang mengunjung Kraton Yogyakarta jangan lupa menyempatkan waktu ke tempat indah ini karena lokasinya cukup berdekatan.

Demikian yang bisa saya ceritakan, masih banyak situs warisan sejarah dan budaya di Yogyakarta atau yang dikenal sebagai Jogja Heritage yang tersebar hingga daerah pelosok yang mungkin jarang terekspos. Semoga keberadaan situs-situs warisan budaya tersebut tetap terawat dan terlindung karena akan diwariskan ke anak cucu kita.

Tulisan ini disertakan dalam lomba bertema “Jogja Heritage” yang diadakan www.jogjaheritage.com/www.tasteofjogja.org

Sumber:

  • foto milik pribadi
  • wikipedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *