Perjalanan 14 Jam Diatas Kereta Api Jogja-Banyuwangi

Kereta Api Sri Tanjung

Rencana berlibur atau piknik ke Banyuwangi untuk beberapa hari sepertinya sudah bulat dan sudah jauh-jauh hari saya persiapan. Tiket Kereta Api Sri Tanjung akhirnya saya dapatkan setelah saya memesannya di salah satu minimarket yang menyediakan penjualan tiket kereta api online. Bila berangkat ke Banyuwangi dari Yogyakarta, tidak ada pilihan lain selain kereta api diatas. Itupun jadwal keberangkatannya hanya sekali dalam sehari yaitu pada pagi. Ahsudahlah naik kereta api ekonomi tersebut bagi saya lebih baik ketimbang harus menaiki bus umum walaupun memiliki kelas diatasnya seperti bus eksekutif. Sedikit informasi, saat ini telah tersedia beberapa pilihan transportasi menuju Banyuwangi namun jadwalnya masih cukup terbatas.

Pagi hari setelah subuh saya sudah harus mempersiapkan semua perbekalan karena Kereta Api Sri Tanjung berangkat cukup pagi. Sekitar pukul 06.30 saya langsung berangkat menuju ke Stasiun Lempuyangan Yogyakarta yang menjadi stasiun kereta api khusus penumpang kelas ekonomi. Sesuai jawal keberangkatan yang tercantum di tiket, pukul 07.15 tepat Kereta Api Sri Tanjung mulai diberangkatkan dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Kereta api ini berhenti di beberapa stasiun kecil dan stasiun besar seperti Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, Stasiun Sragen, Stasiun Walikukun, dan sebagainya.

Sekitar pukul 13.30 Kereta Api Sri Tanjung baru tiba di Stasiun Surabaya Gubeng untuk berhenti sejenak dan berganti posisi lokomotif. Waktu berhenti di stasiun ini paling lama sekitar 20-30 menit tergantung situasi stasiun kereta api. Perjalanan kereta api dilanjutkan ke arah selatan menuju ke Sidoarjo dan melewati danau Lumpur Lapindo. Kecepatan kereta api melambat ketika melewati area tanggul Lumpur Lapindo karena kondisi tanahnya cukup labil dan sedikit terlihat ada genangan air di sekitar bantaran rel. Setelah melewati Jembatan Sungai Porong yang berada di sebelah Lumpur Lapindo, kecepatan laju kereta api kembali normal.

Kereta Api Sri Tanjung akhirnya tiba di Stasiun Banyuwangi Baru (Ketapang) sekitar pukul 21.00 malam. Total perjalanan menggunakan kereta api dari Yogyakarta ke Banyuwangi atau sebaliknya sekitar 14 jam lebih. Perjalanan dengan menggunakan kereta api seharian penuh ini cukup menguras tenaga dan waktu meskipun tiket kereta apinya cukup murah yakni 100 ribu. Pantat pun terasa panas karena duduk terlalu lama meskipun di kereta api masih bisa berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi dan menuju ke gerbong restorasi kereta. Perjalanan menggunakan kereta api ekonomi hanya disarankan kepada orang yang memiliki waktu senggang, orang yang menghemat biaya, dan orang yang menyukai perjalanan dengan kereta api. Banyuwangi memang memiliki keindahan alam dan pesona wisata yang cukup menarik. Namun perlu dipikirkan bagaimana cara kesana, waktu yang dibutuhkan, dan perkiraan dana yang harus dikeluarkan. (text/foto: annosmile)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *