[Review] LEE Filter Big Stopper

Lee FIlter Big Stopper

LEE Filter Big Stopper merupakan produk LEE Filters yang berfungsi menurunkan pencahayaan kamera sekitar 10-stops tanpa mengurangi kualitas dan ketajaman foto yang dihasilkan. Filter yang dirilis pada bulan Maret 2010 ini didesain khusus dalam bentuk square (persegi) yang mendukung ukuran 100 mm atau yang sering disebut ukuran Z (Z-Series). Filter ini diharapkan menjawab kebutuhan fotografi landscape untuk melakukan pemotretan dalam waktu lama (long exposure) pada waktu siang hari. Kedepannya Lee Filter Big Stopper tersedia dalam beberapa ukuran khusus Lee Filters seperti Seven5 untuk kamera berukuran kecil (mirorless, pocket) dan SW150 untuk beberapa lensa kamera dengan diameter besar.

Lee Filter Big Stopper dapat dibeli di toko resmi penjualan Lee Filters di Indonesia yang banyak tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Batam, dan sebagainya. Selain itu filter bekasnya dapat ditemukan pada lapak-lapak kamera, lensa dan aksesoris di situs jual beli online seperti BukaLapak, Olx, Kaskus, dan sebagainya.

Spesifikasi (Specification)

  • Manufacturer (produsen): Lee Filters
  • Made in : England
  • Model: Big Stopper – 10-Stop ND
  • Size (ukuran): 100 x 100mm Slot-In
  • Construction(konstruksi): Glass (kaca)
  • Density (menurunkan): 10 Stops / 3.0
  • Accessories (aksesoris): Filter wallet, booklet, exposure guide
  • Price (harga): $140.00 atau sekitar Rp 2.000.000,-

Uji Coba (Testing)

Sampel Foto Dengan Lee Filter Big Stopper

Saya mencoba menggunakan Lee filter Big Stopper ketika melakukan phototrip ke Pantai Klayar Pacitan. Obyek yang saya gunakan untuk percobaan filter ini adalah tebing Karang Bolong yang berada di sebelah barat Pantai Klayar. Proses pengambilan gambar dengan menggunakan kamera DSLR Nikon D90, lensa sudut lebar (wide) Tokina 11-16mm f2.8 for Nikon, dan tripod Beike QZSD-666. Waktu pengambilan menjelang sore hari dengan kondisi cuaca yang agak mendung. Foto diatas sisi kiri tanpa menggunakan filter apapun dengan pengaturan iso 100, f11, speed 1/60 sedangkan sisi kanan menggunakan filter Lee Filter Big Stopper dengan pengaturan iso 100, f9, speed 30 detik. Selisih antara kedua foto tersebut lebih dari 10-stops atau setara ND1000 sehingga Lee Filters lebih suka menyebutnya dengan nama Big Stopper.

Hasil yang didapat foto sisi kiri tanpa menggunakan filter terlihat biasa dengan gelombang ombak yang terlihat datar dan langit yang memutih. sedangkan foto sisi kanan menggunakan Lee Filter Big Stopper terlihat ombak seperti kapas dan detail langit yang sedikit tampak atau tidak flat (datar). Detail yang didapat pun masih tetap tajam dan tidak terlihat adanya penurunan ketajaman. Hanya saja setiap hasil foto penggunaan Lee Filter Big Stopper muncul warna kebiru-biruan (blue) seperti yang terlihat pada foto diatas. Hal tersebut yang dinamakan colorcast atau penyimpangan warna yang disebabkan oleh filter. Bagi sebagian besar fotografer landscape menganggap munculnya warna atau penyimpangan warna itu bagian dari kelemahan suatu filter yang harus dihindari.

Sampel Foto Lee Filter Big Stopper Setelah Dikoreksi

Namun colorcast atau penyimpangan warna biru yang dihasilkan Lee Filter Big Stopper dengan mudah dapat dikoreksi saat pengambilan gambar ataupun saat melakukan pengolahan foto (proses editing) pada layar komputer. Untuk koreksi saat pengambil gambar dapat menggunakan pengaturan white balance (wb) pada kamera dengan saat pengolahan foto dengan menggunakan fitur auto color (dengan menggunakan software pengolah foto seperti Adobe Photoshop, ACD See, dan sebagainya. Pengguna filter ini tinggal memilih salah satu cara mengoreksi atau memperbaiki efek colorcast yang dihasilkan.

Kelebihan (Pros)

  • Ukuran Z-Series atau universal (umum) yang didukung filter merk lain seperti Singhray, Hitech, Cokin, Casiotel, Haida, Nisi, dan sebagainya
  • Colorcast (penyimpangan warna) cukup mudah dikoreksi
  • Tidak menurunkan ketajaman/hasil foto
  • Material kaca (glass) lebih jernih

Kekurangan (Cons)

  • Harga cukup mahal
  • Adanya colorcast bila tidak dikoreksi (warna biru)
  • Tidak ada garansi

Kesimpulan (Conclusion)

LEE Filter Big Stopper (ND 10-stops) merupakan salah satu pilihan filter untuk menurunkan stop pencahayaan sebanyak 10-stop. Bentuk filter ini persegi (square filter) dengan ukuran 100 x 100 mm yang mendukung holder filter jenis Z-Series dimana beberapa merk filter lain seperti Singhray, Hitech, Cokin, Casiotel, Haida, Nisi juga menggunakannya. Filter ini memiliki kelebihan dimana tidak mengurangi ketajaman hasil saat digunakan. Kelemahan filter ini adalah munculnya warna sedikit biru atau yang sering disebut sebagai colorcast.

Colorcast memang menjadi problem utama penggunaan filter lensa kamera. Namun dalam kasus Lee Filter Big Stopper masih dapat diperbaiki atau dikoreksi dengan menggunakan pengaturan white balance (wb) pada settingan kamera atau pada post processing (editing) di depan layar komputer. Pengguna yang telah terlanjur membeli atau memiliki Lee Filter Big Stopper tidak perlu berpindah ke merk lain yang lebih baik bila telah mengetahui cara megatasi munculnya colorcast pada penggunaan filter ini. Cara mengatasi colorcast yang dihasilkan oleh Lee Big Stooper akan saya bahas nanti di lain artikel. Bila anda belum terlanjur memiliki Lee Filter Big Stopper ada alternatif filter serupa dari beberapa produsen lain dengan colorcast atau penyimpangan warna yang lebih rendah. Bagi saya pribadi, Lee Filter Big Stopper memiliki kinerja yang memuaskan saat saya pergunakan walaupun memiliki beberapa kekurangan. (text/foto: annosmile)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *