[Kuliner] Segelas Es Teh Seharga 10ribu di Watu Lumbung Bantul

Kampung Edukasi Watu Lumbung yang berada di perbukitan samping Jembatan Kretek Bantul akhir-akhir ini mulai booming dan banyak diperbincangkan. Awalnya saya mengira Watu Lumbung yang dibicarakan adalah sebuah pantai di Gunungkidul dan ternyata bukan. Konsep pemasaran Kampung Edukasi Watu Lumbung  cukup unik dengan mengedepankan kelestarian alam dan mengedukasi masyarakat setempat. Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati suasana dan pemandangan indah dari tempat ini melainkan juga turut peduli terhadap lingkungan sekitar. kegiatan utama yang mencolok dari tempat ini adalah berbagi buku dan menanam bibit pohon di sekitar area perbukitan Watu Lumbung.

Es Teh Di Kampung Edukasi Watu Lumbung Bantul

Perjalanan menuju Kampung Edukasi Watu Lumbung cukup lancar walaupun kondisi lalu lintas lumayan ramai. Posisi tempat ini berada di sebelah kiri jalan setelah Jembatan Kretek dengan menyusuri jalan kecil dan menaiki bukit terlebih dahulu. Sedikit informasi kawasan kampung Edukasi Watu Lumbung terdiri dari beberapa warung, perpustakaan, homestay, kantor pengelola, dan sebagainya. Beberapa kantong-kantong parkir dibuat di beberapa titik untuk menampung kendaraan pengunjung. Kami pun memarkir di salah satu area parkir kemudian berjalan-jalan mengelilingi lokasi.

Udara yang panas memaksa saya untuk memesan es teh di salah satu warung yang terdapat di Kampung Edukasi Watu Lumbung. Tidak lama kemudian segelas es teh diantarkan oleh pelayan warung. Kami dipersilakan membayar langsung pensanan minuman yang kami pesan. Mendadak kami kaget karena harga untuk segelas minuman hampir mencapai sepuluh ribu rupiah (10k). Namun kami tetap membayarnya karena sudah terlanjur pesan dan lupa menanyakan harga makanan dan minuman yang tersedia. Bagi kami, tarif minuman khususnya es teh di tempat ini cukup mahal untuk sekelas warung makan di sekitar Yogyakarta pada tahun 2015. Walaupun ada alasannya tempat ini menjual suasana khas pedesaan dan pemandangan yang unik. Hal ini sebagai pelajaran bagi kami untuk berhati-hati dan bertanya terlebih dahulu mengenai harga makanan dan minuman sebelum memesannya. (text/foto: annosmile)

Comments
  1. Ade
    • annosmile
  2. Syariffauzi
    • annosmile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *