Perayaan Gerebeg Maulid 2009
Monday, March 9th, 2009Upacara Gerebeg Maulud yang diselenggarakan setiap tanggal 12 bulan Maulud yang bertepatan dengan bulan Rabiul Awal dalam penanggalan Islam, merupakan puncak perayaan Sekaten yang diselenggarakan di Keraton Yogyakarta untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Upacara Gerebeg Maulud ditandai dengan ditampilkannya hajad dalem atau sedekah berupa sesajian berbentuk tumpeng besar yang terbuat dari aneka bahan makanan, seperti beras ketan, telur, buah-buahan dan sayuran.
Karena bentuknya menyerupai gunung, sesajian ini kemudian diberi nama Gunungan yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan kasultanan dan rakyat Yogyakarta. Sedekah Gunungan merupakan salah satu wujud sesajian selamatan yang secara khusus dibuat untuk disajikan dalam wilujengan nagari atau selamatan negara yang merupakan hajat utama dalam penyelenggaraan setiap upacara Gerebeg Maulud.

Gunungan yang selalu ditampilkan dalam upacara ini merupakan salah satu bentuk ungkapan khas Jawa berkaitan dengan simbolisasi kesuburan serta kultur agraris berikut sifat-sifat magisnya. Sementara itu, Gunungan Lanang setelah selesai dibacakan doa langsung dipersembahkan ke Puro Pakualaman dengan prosesi kirab dari halaman Masjid Gede menuju Puro Pakualaman.
